Home / BHABINKAMTIBMAS / Waspada! Isu SARA Lebih Berbahaya dari Politik Uang

Waspada! Isu SARA Lebih Berbahaya dari Politik Uang

Ternate – Dampak dari penggunaan isu Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA) dalam Pilkada atau Pemilu dinilai lebih berbahaya dibandingkan politik uang. Sebab, isu SARA bisa memecah belah masyarakat meski perkembangan pesat demokrasi sudah berlalu.

Dalam rangka memenangkan Pilkada, para Tim Sukses pendukung Paslon tertentu biasanya akan menerapkan berbagai strategi seperti membuat pencitraan terhadap Paslon yang didukungnya seola-olah ia adalah seorang juru selamat yang akan mampu membawa daerah ke suatu kondisi yang dicita-citakan selama ini.

Di pihak lain ada pula dengan menebarkan isu-isu negatif terhadap lawan politiknya atau Paslon lain sehingga calon konstituen tidak memilih pasangan calon lain yang menjadi lawan Paslon yang didukungnya.

 Cara ini dilakukan dengan berbagai cara seperti memunculkan aib pribadi dan atau keluarga yang bersangkutan, tau dengan memberitakan hal-hal yang bersifat fitnah (bohong) atau yang sering diesebut sebagai berita hoax.

Untuk itu, sebagai Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban masyarakat, upaya-upaya untuk mengantisipasi bahaya isu SARA ini perlu dilaksanakan secara rutin dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Sebagai babinkamtibmas Kel. Tanah Raja Muhajirin Bripka Haris Arisandi Halim melakukan kegiatan sambang kepada para tukang ojek dan menghimbau untuk jangan terpengaruh dengan isu-isu SARA sebagai pemecah belah umat.

Bhabinkamtibmas tegas ajak warganya untuk melawan dan menolak politik uang serta politisasi SARA, sehingga kerukunan antar umat beragama, kerukunan antar suku, ras dan golongan di Kota Ternate tetap terjaga dan menjadi barometer di daerah-daerah lain di Provinsi Maluku Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *