Home / Uncategorized / Sebar Berita Hoax dan Ujaran Kebencian, SH di Ringkus Resmob Polres Ternate

Sebar Berita Hoax dan Ujaran Kebencian, SH di Ringkus Resmob Polres Ternate

 

Ternate.malut.polri.go.id – Ternate . Kepolisian Resor Ternate melaksanakan Konferensi Pers terkait kasus Pencemaran Nama Baik yang dimpin oleh Wakil Kepala Kepolisian Resor Ternate KOMPOL Jufri Dukomalamo bertempat di depan ruang TMCC Polres Ternate Selasa,(5/12/18) pukul 16.00 Wit.

Unit Reserse Mobile (Resmob) berhasil meringkus tersangka (SH) alias Eman (46)tahun terduga kasusu dugaan penghinaan terhadap pimpinan Polri, Kapolres Ternate AKBP Azhari Juanda, S,IK maupun insitusi Polri yang disampaikan melalui media sosial (medsos) Facebook.

Tersangka dijerat undang-undang ITE ini diringkus pada salah satu rumah saudaranya yang berlokasi di Jln Jati Lurus RT 004 RW 002 Kelurahan Jati Kecamatan Kota Ternate Selatan sekitar pukul 18. 00 Wit pada hari Senin (3/12/2018).

“Pelaku dengan sengaja menyebarkan konten melalui informasi elektronik dengan unsur pengancaman, penghinaan dan pencemaran nama baik institusi Polri. Modus yang sengaja di lakukan oleh pelaku adalah dengan mengapload dan menyebar luaskan konten-konten negatif berupa ujaran kebencian dan berita HOAX terhadap insitusi Polri khusunya Polres Ternate, serta pelaku membuat dan mengupload tulisan-tulisan atau konten yang disertai dengan pengancaman, penghinaan dan pencemaran nama baik terhadap korban kapolres Ternate AKBP Azhari Juanda S.IK ” jelas Waka Polres Ternate.

Ditambahkan Waka Polres, Pelaku pelaku awalnya membuka loging ke akun fecebook miliknya atas nama Suleman Hi.Hafel melalui Handphone miliknya kemudian pelaku mencari foto korban melalui akun fecebook dan setelah menemukan foto korban selanjutnya pelaku menggunakan aplikasi ‘No Crop’ pada Handphone miliknya dan mengedit kemudian mangupload konten yang bermuatan pengancaman, penghinaan dan pencemaran nama baik ke Facebook.
Di tangan tersangka, Petugas berhasil mengamankan barang bukti satu (1) unit handphone merek oppo. tindak lanjut kasus ini, penyidik masih menunggu hasil Psikolgi pemeriksaan kejiwaan dari Polda Maluku Utara terhadap pelaku dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut serta mencari bukti lain.

Atas perbuatannya, tersangka di jerat dengan pasal 45 ayat (3) dan ayat (4) Jo pasal 27 ayat (3) dan ayat (4) undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang perbuatan atas undang-undang nomor 11 tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elekronik (ITE). (ds).

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *