Home / BERITA SATUAN BAG OPS / Miras Fermentasi Mematikan yang Dianggap Biasa Saja Namun Memiliki Dampak Luar Biasa

Miras Fermentasi Mematikan yang Dianggap Biasa Saja Namun Memiliki Dampak Luar Biasa

Ternate – Sungguh mencengangkan peredaran minuman keras (miras) ilegal di wilayah Ternate dan sekitarnya marak terjadi. Miras jenis cap tikus ini merupakan jenis miras yang dibuat dengan menggunakan air mira yang difermentasikan.

Dari mana pun asalnya, miras tetaplah miras. Bahaya miras masih sama jika disalahgunakan. Tak hanya memiliki dampak untuk kesehatan tubuh peminumnya, alkohol dalam minuman keras juga berdampak buruk pada lingkungan sosial peminum.

Efek langsung alkohol dapat mencetuskan tindak kriminal dengan mengubah inhibasi yang normalnya ada seseorang bertingkah laku tidak biasanya. Tindak kriminal dapat dijumpai pada upaya ilegal untuk memperoleh minuman berakohol. Lebih parahnya, dampak konsumsi berlebihan dalam jangka lama berhubungan secara tidak langsung dengan kejahatan akibat menurunnya kemampuan seseorang untuk melaksanakan tugas sehingga ia mulai menjadi pribadi yang lebih permisif terhadap tindakan melanggar hukum.

Seperti yang ditemukan oleh Komandan Pos Pelabuhan Fery, ia menemukan 13 kantong miras jenis cap tikus dengan pemilik yang sudah melarikan diri. Antisipasi rutin selalu dilakukan oleh para petugas kepolisian di pelabuhan rupanya tak juga meluluhkan niat para penumpang untuk masih menyeludupkan minuman keras. Senin (19/03/18) petang.

Miras tersebut diduga dibawa dari Halmahera Barat karena dimiliki oleh salah satu penumpang yang baru turun dari KMP Baronang dari Pelabuhan Sidangoli. Selanjutnya barang bukti miras telah dibawa ke Polsek Ternate Selatan untuk diamankan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *