Home / INFORMASI TERBARU / Kapolres Ternate Pimpin Pemusnahan Miras,Knalpot Racing Sound Sistem dan Toa

Kapolres Ternate Pimpin Pemusnahan Miras,Knalpot Racing Sound Sistem dan Toa

Ternate.malut.polri.go.id – Ternate . Kepala Kepolisian Resor Ternate AKBP Azhari Juanda S.IK memusnahkan ribuan liter Minuman Keras (Miras) jenis Cap Tikus serta knalpot Racing dan sound system mobil pada hari rabu,(10/7/19)

Pemusnahan ini dilaksanakan tepat di lapangan apel Mapolres Ternate periode bulan Januari sampai dengan Juli 2019.

Hadir pada kegiatan ini Staf Ahli Walikota M. Arif Gani, Kasdim 1501/ Ternate, Kasi Pidum Kejari Ternate, Hakim John Paul Simangungsong, Kepala Pengadilan Agama Kota Ternate,
Ketua MUI Kota Ternate, Ketua KNPI Kota Ternate,
Kepala Kemenag Kota Ternate, Kasat Pol PP Kota Ternate, Ketua GP Ansor Kota Ternate, Kadishub Kota Ternate, Kadiskes Kota Ternate dan Imam Masjid Kota Ternate.

Dalam sambutannya, Kapolres Ternate AKBP Azhari Juanda S.IK mengatakan, hari ini Polres Ternate melakukan pemusnahan barang bukti berupa minuman keras, knalpot racing, sound sistem dan TOA. Pemusnahan BB ini merupakan rangkaian kegiatan selama 6 Bulan Tahun 2019 di wilayah hukum Polres Ternate.

“Tentu kami juga belum bisa menghilangkan secara total, tetapi Inysa Allah akan dilakukan perlahan-lahan agar dapat meminimalisir dengan drastis hal seperti ini di Kota Ternate,”ungkap Kapolres.

Kapolres menambahkan bahwa barang bukti yang dimusnahkan ini merupakan hasil razia Sat Sabhara dan Sat Lantas Polres Ternate. Sat Sabhara menyita miras dengan jumlah 1.346 kantong plastik ukuran 500 ml, 20 botol cap tikus ukuran 1.500 ml, 205 botol cap tikus ukuran 600 ml, 2 jerigen cap tikus ukuran 5 liter, 93 botol miras merk kesegaran, dan 8 botol bir putih.
Sedangkan untuk Sat Lantas Polres Ternate menyita 170 buah knalpot Racing, 70 buah speaker subwoofer dan 17 buah toa.

“Yang kita musnahkan ini adalah temuan. Kalo yang ada pemiliknya, itu kita sidang di pengadilan negeri dan masalah barang buktinya itu nanti ada di kejaksaan,” jelasnya.

Kapolres berharap dengan dilaksanakannya kegiatan ini secepatnya peraturan daerah direvisi agar di dalam peraturan daerah tersebut bisa mengatur terhadap sanksi hukuman, Minimal ada sanksi yang dapat menimbulkan efek jera bagi penjual minuman keras. (ds).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *