Home / INFORMASI TERBARU / Kapolres Ternate Hadiri Pagelaran Acara Tradisi Mahodo Safar se Robo-Robo”

Kapolres Ternate Hadiri Pagelaran Acara Tradisi Mahodo Safar se Robo-Robo”

Ternate.malut.polri.go.id – Ternate . Kepala Kepolisian Resor Ternate AKBP Azhari Juanda, S.IK menghadiri kegiatan Penggelaran Acara Tradisi Mahodo Safar Se Robo-Robo oleh Keluarga Malamo Ternate dengan tema Sigodiho Doka Sosira pada hari Rabu (7/11/18) bertempat di tugu tulang ikan Kelurahan Dufa-Dufa Kecamatan Ternate Utara sekitar pukul 08.00 Wit.

Turut hadir dalam kegiatan ritual ini Imam Masjid Maqarmaal Akhlaq H. Deka, Kepala Kemenag Kota Ternate. H. Mahrus Adam, Kadispora Kota Ternate Sukarjan Hirto, Kadis PU Kota Ternate, Kadis Perindag Kota Ternate H. Sudin Robo, Lurah Dufa-Dufa selaku Gam Madihutu, Kapolsek Ternate Utara IPTU Ambo Wellang, SE, Ketua KNPI Kota Ternate Sahroni A. Hirto, para tokoh Agama, tokoh Adat dan tokoh Masyarakat Kelurahan Dufa-Dufa.

Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua Penyelenggara Sdr. Sofyan Momole yang menyampaikan bahwa prosesi Mahodo Safar yaitu merupakan tradisi yang telah lama hidup dan berkembang di tengah-tengah masyarakat di bumi Jazirah Tul Mulkiah. Namun seiring dengan perkembangan zaman yang ditandai dengan berbagai aktifitas, baik personal maupun kelompok, menggiring orang pada tuntutan dan kebutuhannya, lambat laun tradisi ini pun cenderung tidak dilestarikan lagi (ditinggalkan), terlebih-lebih generasi yang lahir di era 90-an kesini, tidak lagi menyaksikan, merasakan, bahkan dipastikan tidak memiliki referensi dan pengetahuan lebih tentang yang namanya tradisi “Mahodo Safar”.

Mahodo Safar atau Mandi safar adalah salah satu prosesi Acara Tradisi yang diyakini sebagai upaya pembersihan diri sekaligus dalam rangka membebaskan diri, keluarga dan kelompok suatu masyarakat dari adanya bencana atau Bala di bulan safar.

Dilanjutkam oleh Kapolres Ternate yang menyampaikan bahwa Pihak Kepolisian khususnya Polres Ternate memohon maaf atas program kegiatan dari Polres Ternate yaitu “Program Popeda (Polisi Patroli dan Berdakwah) dapat mengganggu dan ketidaknyamanan khususnya masyarakat kelurahan Dufa-Dufa, kita hanya mengingat kembali kepada masyarakat terkait dengan jam-jam shalat agar tidak berkeliaran di jalan-jalan dengan menghimbau kepada masyarakat agar mari kita bersama-sama mempersiapkan diri melaksankan Shalat berjamaah.

“Melalui Acara Tradisi ini saya pikir kita tidak hanya memandangi suatu ritual, tetapi kegiatan merupakan suatu tradisi dari adat Kota Ternate sehingga tradisi ini harus kita laksanakan dengan memaknai kegiatan ini untuk membersihkan diri kita dari pikiran, tingkah laku yang tidak baik.” ucap Kapolres.

Kapolres berpesan bahwa kegiatan merawat tradisi seyogyanya bukan sekedar seremonial saja namun yang lebih penting adalah bagaimana kita memaknai dan mengimplementasikan jiwa dan semangat dari tradisi tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Tradisi yang dilaksanakan pada hari ini sejatinya adalah untuk pembersihan diri baik jiwa maupun raga kita agar kita menjadi orang yang bersih dan terhindar dari hal-hal yang tidak baik.

Dengan demikian, “hidup kita baik secara pribadi maupun bermasyarakat akan lebih berkualitas dan demikian akan tercipta kedamaian, kenyamanan dan keamanan di lingkungan kita,” tutup Kapolres

Ditambahkan Ketua dari Keluarga Malamo Ternate menjelaskan bahwa kegiatan ini dinilai terlebih dahulu kepada aspek moralnya yaitu kelestarian adat-adat dan tradisi yang telah hilang sehingga kita munculkan kembali.

“Visi misi dari pada komunitas Karamat ini sebagai refifalisme ritual atau pembangkitan budaya.” Jelasnya. (ds).

About humas polres ternate M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *