Home / INFORMASI TERBARU / Kapolres Ternate gelar silaturahmi dan dialog masyarakat Kelurahan Akehuda

Kapolres Ternate gelar silaturahmi dan dialog masyarakat Kelurahan Akehuda

Ternate.malut.plri.go.id – Ternate . Kepala Kepolisian Resor Ternate AKBP Azhari Juanda, S.IK melaksanakan kegiatan silaturahmi dan dialog dengan masyarakat Kelurahan Akehuda yang bertempat di Masjid At-Taqwa Kelurahan Akehuda Kecamatan Ternate Utara pada hari Senin,(26/11/18) pukul 20.00 Wit.

Kegiatan silaturahmi ini juga dihadiri oleh Lurah Kelurahan Akehuda Agus Rahmat, Ketua Pemuda Kelurahan Akehuda, Ketua Pemuda Kel Akehuda Rahdi Anwar, Spd, Ketua PMII Cab.Ternate Bahrun Mustafa, SPd, Imam Masjid At Taqwa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Adat, masyarakat dan para mahasiswa.

Sebelumnya, Kapolres bersama dengan tamu yang hadir melaksanakan Shalat Isya berjamaah dan dilanjutkan dengan kegiatan silaturahmi dan dialog.

Dalam kegiatan silaturahmi, Kapolres Ternate menyampaikan bahwa terkait dengan adanya aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh massa aksi mengenai anjloknya harga kopra yang beberapa hari ini dilaksanakan di depan Kampus FKIP Unkhair I di Kelurahan Akehuda, “saya sebagai Kapolres Ternate dan atas nama pribadi meminta maaf, karena tindakan tegas Polres Ternate dalam menertibkan massa aksi yang anarkis dengan gas air mata telah berdampak kepada masyarakat Akehuda dan sekitarnya,” ucap Kapolres.

Kapolres menegaskan bahwa, tindakan tegas yang ambil oleh Kapolres merupakan upaya untuk membubarkan massa aksi yang sudah anarkis karena sudah melempari petugas dengan batu, selain itu, tindakan massa aksi telah memblokir jalan menuju bandara. Tindakan massa aksi sangat membahayakan keamanan dan keselamatan jiwa dan harta benda orang lain, serta telah mengganggu kepentingan masyarakat yang lain.

Bandara Sultan Babullah Ternate merupakan objek vital dan jalur lintas orang masuk maupun keluar Ternate yang harus dijamin keamanan dan kelancarannya. Kapolres juga menegaskan bahwa, menyampaikan pendapat dimuka umum tidak dilarang, yang dilarang adalah penyampain pendapat tersebut dilakukan dengan cara yang anarkis, merusak bahkan membahayakan jiwa dan harta benda orang lain. “Tindakan yang dilakukan oleh Pihak Kepolisian terkait dengan penanganan aksi unjuk rasa kemarin sudah dilaksanakan sesuai SOP ,” tegas Kapolres.

Pada kesempatan dialog, masyarakat Kel. Akehuda meminta kepada Mahasiswa agar jika melakukan aksi unjuk rasa maka harus dilaksanakan dengan tertib dan damai, jangan anarkis karena jika anarkis maka akan berdampak kepada masyarakat Akehuda.

Ketua Pemuda Kelurahan Akehuda Rahdi Anwar juga menambahkan bahwa mendukung adanya aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa di depan Kampusk Unkhair I Kelurahan Akehuda namun harus dilakukan dengan damai.

Langkah yang diambil oleh Pihak Kepolisian juga sudah sesuai dengan prosedur, dan apabila anarkis maka Polres akan menjalankan tindakan tegas dengan SOP yang ada, tapi dampaknya pasti ke masyarakat Akehuda, oleh sebab itu kami meminta agar jika mau aksi silahkan laksanakan aksi dengan damai, jika mau anarkis maka jangan dilaksanakan di dekat Akehuda, tegas Ketua Pemuda Akehuda. “Saya berharap kedepannya aksi unjuk rasa tidak lagi dilakukan di Kelurahan Akehuda, melainkan di tempat yang semestinya yaitu Kantor DPRD dan Kantor Pemerintah,” harapnya. Silaturahmi dan dialog berjalan dengan baik dan dalam suasana kekeluargaan, dan ditutup dengan foto bersama. (ds).

About humas polres ternate M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *