Home / INFORMASI TERBARU / Jaga Kamtibmas Kota Ternate, Kapolres Ternate Jadi Narasumber Bacarita Tara No Ate bersama Pusmat

Jaga Kamtibmas Kota Ternate, Kapolres Ternate Jadi Narasumber Bacarita Tara No Ate bersama Pusmat

Ternate.malut.polri.go.id – Ternate . Kapolres Ternate AKBP Azhari Juanda, S.IK tak pernah berhenti menjadi inspirator pemuda mahasiswa. Kali ini duduk bersanding sebagai pembicara dalam Bacarita Tara No Ate yang di selenggarakan oleh Pusat Studi Mahasiswa Ternate (Pusmat) dengan Tema Pengaruh Kebijakan Pemkot terhadap Kemunduran Budaya Lokal, selaku Ketua Pelaksana Sdr. Nurkholis Julfikar (Ketua Pusmat Kota Ternate), Jumat,(22/11/19)

Kegiatan yang diselenggarakan di Kantor Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Ternate ini dihadiri oleh Kapolres Ternate AKBP Azhari Juanda, S. IK sebagai Pembicara, Kasat Binmas Polres Ternate AKP Fauzi Iskak Dibyantoro, Ketua KNPI Kota Ternate Sahroni A. Hirto, Ketua Pusmat Kota Ternate Nurkholis Julfikar, Wawan Ilyas M.A sebagai Pembicara, Ketua Muslimah Nahdatul Ulama (NU) Ternate Rusita Akting, S. Ag, M. Ag sebagai Pembicara, Para Pengurus Pusmat Kota Ternate dan Pengurus OKP se-Kota Ternate.

Kapolres Ternate AKBP Azhari Zuanda, SIK saat menjadi pembicara menyampaikan banyak hal diantaranya Permaslahan Prostitusi itu sama juga terjadi di Kota lain dan bukan hanya di Kota Ternate, itu tidak akan hilang namun harus dikendalikan, masalah Kamtibmas bukan hanya Polisi saja tetapi tanggung jawab kita bersama.

Banyak yang diamankan, lanjut Kapolres tentang masalah prostitusi dikalangan pelajar, mahasiswa karena kita ingin menjaga harkat dan martabat para wanita karena ibu saya juga seorang wanita

“Tugas kepolisian itu jalan untuk menghilangkan niat orang melakukan kejahatan, saya tidak ingin hanya mampir di Kota Ternate, banyak minuman keras yang kita basmi tetapi masih tetap masuk ini di karenakan masih banyak orang Ternate yang masih mengkomsumsinya” tegas Kapolres.

Banyak hal ulasan kapolres yang selalu menginspirasi. Kapolres berujar, tidak usah berfikir secara besar tetapi hal yang kecil kita lupa di mana jati diri kita sebagai orang Ternate ada di mana ada di adat se atorang. Kalau berbicara kearifan lokal maka harus tahu bahasa Ternate, kalau bersifat artefak itu kelihatan tetapi yang tidak kelihatan itu banyak dilupakan.

Kapolres meyakini bahwa kalau menjalankan leluhurnya, Kota Ternate akan aman, apa yang di lakukan oleh Pusmat setelah ini buat rekomendasi, termasuk belajar dalil tifa dalil moro karena itu sangat luar biasa sastranya, apa yang tertulis tidak sama yang termaknai.

Sebelum menutup dialog, Kapolres mengajak membantu orang tua Ternate untuk melestarikan Budaya Ternate. “saya selalu membrending kota ternate, saya selalu menyampaikan hal yang baik karena brending itu sangat penting, saya bukan orang Ternate tetapi saya merasa bangga menjadi orang Ternae” tutup Kapolres. (ds) .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *