Home / INFORMASI TERBARU / Hadiri Dialog Interaktif, Kapolres Ternate Gencar Berantas Miras di Ternate

Hadiri Dialog Interaktif, Kapolres Ternate Gencar Berantas Miras di Ternate

Ternate.malut.polri.go.id – Ternate . Kepala Kepolisian Resor Ternate AKBP Azhari Juanda, S.IK menjadi narasumber pada kegiatan Dialog Interaktif acara dinamika Maluku Utara dengan tema Pengaruh Miras di Lingkungan Masyarakat bertempat di Pro 1 RRI Cab. Ternate hari Rabu,(6/3/19) pukul 08.00 Wit.

Tidak hanya sendiri, Kapolres Ternate AKBP Azhari Juanda S.IK juga didampingi oleh Kasat Sabhara dan Ketua P2KB IDI Malut dr. Marina .

Kapolres menyampaikan bahwa terkait dengan Peraturan Daerah nomor 5 tahun 2004 tentang pelarangan minuman keras, Kepolisian pada umumnya hanya memback up Pemerintah Daerah untuk melakukan penertiban minuman keras.

Ditambahkan juga oleh Kapolres bahwa mayoritas masyarakat di Kota Ternate ini beragama muslim dan islam mengharamkan minuman beralkohol maka dari itu kami melakukan himbauan-himbauan terutama ke masjid-masjid untuk stop miras dan narkoba karena dapat merugikan kesehatan. “Kami juga rutin melakukan razia di pelabuhan-pelabuhan, berikan himbauan saat masyarakat melakukan pesta joget,” tuturnya.

“Pihak Kepolisian sudah melakukan penegakan hukum terhadap tersangka penjual atau yang mengonsumsi minuman keras, dimana tujuan kami adalah menggerakan hati masyarakat agar berhenti menjual dan mengonsumsi minuman keras salah satu cara yang kami lakukan yaitu dengan mensosialisasi ke sekolah-sekolah, Mesjid, dan tempat berkumpul para warga serta kesemua kalangan masyarakat hati untuk meminimalisir agar menjauhi minuman keras,” jelas kapolres.

Kasat Samapta Polres Ternate AKP Hefrizon S.Kom S.IK juga menambahkan bahwa jajaran satuan Samapta selalu melakukan razia minuman keras ke penjual-penjual miras tersebut. Namun kendala yang sering dialami oleh Petigas dilapangan ialah sering sekali melakukan penangkapan namun pelaku pemasok maupun penjual sudah melarikan diri.

Diakhir dialog interaktif ini, Kapolres menambahkan bahwa tugas Polri salah satunya yaitu menjaga Kamtibmas, permasalahan terkait minuman keras ini merupakan tanggung jawab Pemerintah Kota, maka pihak Pemkot sampai ke kelurahan harus berperan aktif apabila Polisi hanya terfokus dengan pekerjaan ini maka tidak ada kerja lain yang kita kerjakan.

“Untuk bulan Januari sampai Februari 2019, Polres Ternate sudah berhasil menangkap 7 pelaku miras,” tutupnya .

“saya tetap optimis masyarakat Kota Ternate akan sadar, laporkan oknum yang menjual atau mengonsumsi miras. Saya juga tidak pernah berhenti menyurat ke DPRD dan Pemkot agar merevisi perda ini dengan membuat ancaman seberat beratnya, miras ini merupakan tindak pidana ringan (Tipiring),” ucap Kapolres.

Ditambahlan juga bahwa salah besar masyarakat mengatakan bahwa Polres Ternate tidak serius, kami sangat serius menangani masalah ini karena dampaknya ke ganguuan kamtibmas, miras sumber dari sebuah kejahatan karena hilangnya kesadaran dan ini amal bagi kami untuk terus melakukan tindakan preemtif, preventif dan represif serta peran semua tokoh dalam kerja sama. Kami tidak pernah lelah letih, untuk melakukan sosialisasi Minuman Keras ke masyarakat Kota Ternate.

Dengan cara di proses sesuai hukum apabila terdapat masyarakat yang menjual atau mengonsumsi minuman keras merupakan pemberian efek jera terhadap mereka. Karena mengonsumsi minuman keras sudah sangat tidak asing lagi bagi masyatakat Kota Ternate sehingga oknum penjual pun memiliki berbagai macam cara untuk memasok minuman keras ke Kota Ternate. Maka dari itu, saya mengajak kita semua masyarakat Kota Ternate untuk bergerak melawan dan menangani bersama permasalahan miras di Kota Ternate.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *