Home / INFORMASI TERBARU / Beri Materi Pada HUT Yayasan Kemala Bhayangkari, Kapolres Ternate Ajak Gempur Berita Hoax dan Ujaran Kebencian

Beri Materi Pada HUT Yayasan Kemala Bhayangkari, Kapolres Ternate Ajak Gempur Berita Hoax dan Ujaran Kebencian

Ternate.malut.polri.go.id – Ternate . Kapolres Ternate AKBP Azhari Juanda S.IK mengisi materi pada kegiatan Ceramah Anti Narkoba dan Anti Hoax dalam rangka HUT Yayasan Kemala Bhayangkari ke-39 di Royals Resto, Rabu(27/3/19) pukul 07.30 wit.

Hadir juga pada kegiatan ini Dir Resnarkoba Polda Malut Kombes Pol Mirzal Alwi. BSA, S.IK, Penyuluh Narkoba Ahli Pertama BNNP Malut Dewi O Eka Putri, S.Psi, Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Malut Ny. Santi Suroto, Satnarkoba Polda dan Polres Ternate, Ibu Persit 152 Babullah, Ibu Jalasenastri, Bhayangkari Polda Malut serta perwakilan siswa SMP dan SMA Kota Ternate.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Ternate AKBP Azhari Juanda S.IK menyampaikan terkait dengan bahayanya penyebaran berita Hoax serta ujaran kebencian. penyebaran informasi atau etika berkomunikasi di media sosial yang sudah mengarah ke hal-hal negatif seperti penyebaran berita-hoax, fitnah bahkan ujaran kebencian, yang mana hal-hal tersebut justru mengancam kondisi keamanan dan nilai-nilai persatuan serta kesatuan Bangsa Indonesia.

“Dan hal tersebut sangatlah tidak mencerminkan budaya bangsa ini yang dikenal dengan santun, saling menghormati, ramah, dan penuh kasih sayang,” tutur Kapolres.

Ditambahkan juga bahwa berbagai Media Sosial Online merupakan sarana atau media bagi seseorang ataupun berbagai pihak dalam menyampaikan aspirasi pikirannya, pendapatnya ataupun sebagai tempat untuk menyampaikan berbagai informasi. Sebenarnya jika media online tersebut digunakan untuk hal-hal yang positif maka tidak ada masalah yang perlu dikuatirkan. Sayangnya media sosial online sering kali digunakan untuk menyampaikan berbagai hal negatif oleh seseorang ataupun pihak-pihak tertentu seperti Hoax dan Ujaran Kebencian.

Maka dari itu, saya berharap agar kita semua dapat bijak menggunakan media sosial dan mencerna suatu informasi serta berperan aktif melawan berita-berita hoax dan ujaran kebencian, dan janganlah menjadi bagian dari penyebar hoax ataupun ujaran kebencian di media sosial.

“Mari sama-sama kita lawan dan tolak hoax atau ujaran kebencian di Maluku Utara demi kokohnya persatuan dan kesatuan Maluku Utara,” tutupnya. (ds).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *